SALAH SATU TIM HALAL CENTER UNIVERSITAS MUHAMMDIYAH SUMATERA UTARA BERKUNJUNG KE MADINAH, ARAB SAUDI



Assalamulaikum.. Setiap muslim pasti berkeinginan pergi ke tanah suci untuk beribadah ataupun berziarah untuk menyempurnakan keislamannya. 
Alhamdulillah pada 24 Desember 2022  Hazen Arrazie Kurniawan, S.P.,M.Si. Salah Satu Tim Halal Center Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara berkesempatan untuk Berkunjung dan berziarah Ke tanah suci Madinah dan Melihat Masjid Nabawi, 

Bagaimana kondisi disana dapat dilihat pada video dibawah ini


Selama berada di Madinah, ia mengunjungi beberapa masjid. Tentu saja yang tak ketinggalan adalah Masjid Nabawi.

Selama berada di Madinah, ia mengunjungi beberapa masjid. Tentu saja yang tak ketinggalan adalah Masjid Nabawi. Masjid Nabawi adalah masjid ketiga yang dibangun dalam sejarah Islam dan menjadi salah satu masjid terbesar kedua di dunia. Masjid ini dianggap sebagai tempat suci oleh umat Islam selain Masjidil Haram di Mekkah. Masjid Nabawi diyakini dulunya adalah rumah Nabi Muhammad tempat dia tinggal setelah hijrah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.Masjid Nabawi berada di tengah kota Madinah dan dekat beberapa hotel beserta pasar di sekelilingnya. Masjid Nabawi menjadi destinasi utama para jemaah haji dan umrah




Pada 25 Desember 2022 
kunjungan selanjutnya adalah Jahal Uhud dan Masjid Uhud.  Bapak Hazen Arrazie Kurniawan, S.P.,M.Si juga telah berziarah ke makam sabahat Nabi Muhammad SAW yang bernama Hamzah bin Abdul Muthalib.


Beliau  adalah sahabat sekaligus paman Nabi Muhammad SAW yang dikenal teguh dan berani dalam menegakkan agama Islam. Bahkan karena perjuangannya dalam membela agama Islam, Hamzah bin Abdul Muthalib dijuluki sebagai Singa Allah.

Hamzah bin Abdul Muthalib meninggal dengan tragis dan menjadi syuhada pada Perang Uhud yang terjadi pada tahun 625. Nabi Muhammad kemudian memberinya gelar Sayyid al-Syuhada, yang artinya pemimpin para syahid (orang-orang yang wafat karena berjuang di jalan Allah).
Ia merupakan putra Abdul Muthalib (kakek Nabi Muhammad) sekaligus adik dari Abdullah bin Abdul Muthalib (ayah Nabi Muhammad), tetapi berbeda ibu. Selain dari pihak ayah, hubungan Sayyidina Hamzah dengan Rasulullah juga berasal dari pihak ibu. Pasalnya, ibu dari Hamzah yang bernama Halah binti Wuhaib adalah keponakan dari kakek Nabi Muhamad dari pihak ibu.




Jabal Uhud bukan gunung biasa. Jabal Uhud memiliki nilai sejarah bagi umat islam. Tak seperti gunung atau bukit lainnya di Kota MadinahJabal Uhud memiliki keistimewaan tersendiri. Bahkan Jabal Uhud adalah salah satu gunung yang dijanjikan kelak ada di surga.

“Jika kita hendak melihat gunung yang terdapat di surga, maka ziarahlah ke Gunung Uhud. Nabi Muhammad ﷺ bersabda, ‘Gunung Uhud ialah salah satu dari bukit-bukit yang terdapat di surga’,” demikian hadis yang diriwayatkan HR Bukhari.





Komentar